Event

Jawab Tantangan Era Disrupsi, AIAT Selenggarakan Annual Meeting Ke-4 di Yogya

24 0 17 Agustus 2019
Penulis
Tidak ada bio

Laju perkembangan teknologi informasi meniscayakan pergeseran luar biasa dalam perilaku kehidupan sehari-hari. Bukan lagi soal transportasi dan kuliner saja dengan hadirnya layanan yang sangat mudah, tapi soal layanan belajar al-Quran juga mengalami pergeseran. Media sosial juga punya berpengaruh besar dalam pergeseran hidup manusia dalam mengkaji al-Quran.

Inilah yang menjadi kegelisahan Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (AIAT) se-Indonesia untuk menyelenggarakan Annual Meeting ke-4 dan Seminar Nasional dengan tema “Studi Al-Qur’an di Era Disrupsi: Peluang dan Tantangan”. Acara akan diselenggarakan pada Senin – Rabu, 19-21 Agustus 2019 di The Cube Hotel Jl. Parangtritis No. 16 Kota Yogyakarta.

Demikian ini ditegaskan Dr. phil. Sahiron Syamsuddin, MA, Ketua Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (AIAT) se-Indonesia. Menurut Sahiron, tantangan era disrupsi ini justru menjadi peluang bagi sarjana ilmu al-Quran dan Tafsir untuk berbuat lebih luas dalam menebarkan pemahaman keagamaan yang sesuai dengan kaidah-kaidahnya.

“Acara ini akan dihadiri Prof. Dr.phil. Kamaruddin Amin, MA.,  Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI yang akan membahas  tema ‘Kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam terkait Pengembangan Asosiasi Keilmuan Agama’. Kemudian acara Seminar Nasional akan menghadirkan Prof. K.H. Yudian Wahyudi, MA, Ph.D (Rektor UIN Sunan Kalijaga),” tegas Sahiron.

Dalam acara ini, lanjut Sahiron, juga akan dibahas strategi pengembangan Jurnal NUN dan Jurnal-jurnal di Lingkungan AIAT se Indonesia.

“Nanti akan dibahas strategi percepatan akreditasi jurnal-jurnal di lingkungan AIAT dan pembentukan rumah Jurnal AIAT,” tutur Sahiron yang juga Wakil Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

“Pengembangan ke-IAT-an juga akan dikaji secara mendalam, yakni peluang topik kajian Alquran dan Tafsir di Indonesia (Living Quran, Manuskrip Alquran dan Tafsir, Ulumul Quran dan Tafsir Keindonesiaan dan lainnya), pembentukan jaringan dosen mata kuliah, dan rencana penelitian bersama,” tegasnya.

Sahiron berharap Annual Meeting ke-4 ini akan memberikan sumbangsih pemikiran dan gerakan dari AIAT untuk menjawab era disrupsi saat ini.

“Kita berharap ini akan melahirkan gagasan-gagasan baru dalam menjawab tantangan hari ini. Semoga dimudahkan semuanya. Mohon doanya,” pungkas Sahiron. (rohim/md)

Sumber: https://bangkitmedia.com/jawab-tantangan-era-disrupsi-aiat-selenggarakan-annual-meeting-ke-4-di-yogya/

Komentar (0)

Tidak ada komentar